Bawaslu Bangka Barat Ikuti Rapat Koordinasi Persiapan dan Training of Fasilitator P2P
|
Mentok , Kabupaten Bangka Barat – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan dan Training of Fasilitator Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi pengawasan partisipatif dan meningkatkan kapasitas fasilitator dalam pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif. Kamis (07/05/2026)
Rapat koordinasi dan pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memberikan pemahaman mengenai metode fasilitasi pembelajaran, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang akan berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif. Program P2P merupakan salah satu instrumen strategis Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait materi kepemiluan, teknik penyampaian materi, metode pembelajaran partisipatif, serta strategi membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Penguatan kapasitas fasilitator diharapkan mampu menciptakan agen-agen pengawasan partisipatif yang dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing.
Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Budi Santoso, menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif memiliki peran penting dalam membangun budaya pengawasan yang melibatkan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan.
"Pengawasan partisipatif merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas. Melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif, masyarakat tidak hanya menjadi objek demokrasi, tetapi juga menjadi subjek yang turut mengawal setiap proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan Training of Fasilitator ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk menyampaikan materi pengawasan partisipatif kepada masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Bangka Barat berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif melalui berbagai program pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat, diharapkan tercipta ekosistem demokrasi yang lebih kuat, partisipatif, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan pemilu maupun pemilihan di masa mendatang.
Humas Bawaslu Kabupaten Bangka Barat