Optimalisasi SDM Pengawas Pemilu, Bawaslu Bangka Barat Perkuat Kapasitas dan Integritas Melalui Ngabuburit Pengawasan #1
|
Mentok, Kabupaten Bangka Barat — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Barat menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan #1 dengan tema “Optimalisasi SDM Pengawas Pemilu” pada Selasa (24/02/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi bagian dari langkah strategis penguatan kapasitas kelembagaan di masa non tahapan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Deni Ferdian, hadir sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa masa non tahapan bukanlah masa jeda, melainkan momentum konsolidasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia pengawas.
Menurutnya, kualitas pengawasan sangat bergantung pada kompetensi, integritas, dan profesionalitas jajaran pengawas. “Optimalisasi SDM harus dilakukan secara berkelanjutan. Pengawas pemilu dituntut tidak hanya memahami regulasi secara komprehensif, tetapi juga mampu menjalankan fungsi pencegahan dan penanganan pelanggaran secara tepat, cepat, dan akuntabel,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dinamika kepemiluan yang semakin kompleks menuntut pengawas untuk adaptif, responsif, serta memiliki kemampuan analisis yang kuat. Selain penguatan aspek teknis, pembangunan karakter dan etika kelembagaan menjadi fokus penting dalam menjaga marwah institusi.
Kegiatan yang dimoderatori oleh Wal Chaidir tersebut berlangsung interaktif dan reflektif. Diskusi berkembang pada pentingnya soliditas internal, komunikasi efektif antar jajaran, serta penguatan tata kelola kelembagaan guna menciptakan sistem pengawasan yang lebih responsif dan adaptif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Bangka Barat menegaskan komitmennya untuk menjadikan masa non tahapan sebagai ruang peningkatan kapasitas dan penguatan integritas. Dengan SDM yang profesional dan berintegritas, pengawasan pemilu di Kabupaten Bangka Barat diharapkan mampu menjaga proses demokrasi tetap jujur, adil, dan berkualitas.
Humas Bawaslu Kabupaten Bangka Barat